Polri Tangkap Pengedar Sabu Yang Gagal Jadi Pemain Bola Sabtu, 17 Juli 10 - oleh : Sopian
Sindikat pengedar sabu warga negara Afrika Barat (Nigeria) yang bekerjasama dengan jaringan narkoba asal Filipina di bongkar aparat Unit II Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Mabes Polri, Selasa (13/7). Dua pelaku warga negara Nigeria yang ternyata pemain sepak bola yang gagal mengikuti seleksi.
Mereka yang diringkus adalah dua warga negara Nigeria, yakni Michael Onudrah (24) dan Austine Bosah Uchena alias Lala (30), satu wanita asal Filipina, Beverly Fulace (36), dan wanita asal Indonesia, Enny Malini alias Chika (33). Barang bukti yang disita adalah sabu siap edar seberat 2 kilogram senilai Rp 4 miliar.
Dalam pemeriksaannya terungkap kalau dua warga negara Nigeria itu terjun dalam sindikat jaringan pengedar sabu setelah sebelumnya gagal menjadi pemain sepakbola di Indonesia. Kanit II Direktorat IV TP Narkoba Mabes Polri Kombes Siswandi menjelaskan, pengungkapan jaringan ini dilakukan atas kerjasama Mabes Polri dengan Polda Bali.
Kedua WNA asal Nigeria itu, lanjut Siswandi, datang ke Indonesia pada tahun 2007 lalu lewat agen sepakbola. Karena tidak lolos seleksi keduanya menjadi pengangguran. Keduanya akhirnya banting stir lalu terjun ke sindikat sabu di Indonesia.
"Semestinya agen penyalur pemain bola di Indonesia itu memulangkan mereka kembali ke negaranya jika tidak diterima di klub disini. Bukan dibiarkan saja dan malah menjadi sindikat narkoba. Ini mesti menjadi perhatian PSSI," kata Siswandi di Ruang Unit II Direktorat IV Mabes Polri, Jumat (16/7).
Dari tangan Beverly, polisi mengembangkannya dan diketahui sabu yang dibawanya itu berasal dari Malaysia dan akan dikirimkan ke seorang perempuan bernama Enny alias Cika, di Jakarta. "Polisi akhirnya mengembangkan jaringan ini dari Bali ke Jakarta," ujarnya.
Dibawah pengawasan polisi, Beverly mengantarkan koper berisi sabu itu ke Cika di kamar Hotel Kartika Chandra Rabu (14/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka lantas berpindah lagi ke Hotel Mega Anggrek. Disinilah keduanya berpisah dan Beverly kembali ke tangan polisi.
Cika ternyata kaki tangan Austine Bosah Uchena, WNA asal Nigeria yang menjadi pacarnya dan merupakan bandar besar sabu di Indonesia. Setelah bertransaksi, wanita ini dijemput oleh Austine Bosah dan Michael Onudrah dengan menggunakan mobil Terios warna hitam F 1947 GS untuk pulang kerumah di Taman Ubud Lestari, Lippo Karawaci, Tangerang.
Ketiganya lalu diringkus polisi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB dirumahnya masing-masing di wilayah Tangerang. Austine ditangkap di Taman Ubud Lestari Karawaci Tangerang sedangkan Michael Onudrah di Taman Batu Jimbar Karawaci Tangerang. Sementara Cika ditangkap di Jalan Layar V, Kelapa Dua Karawaci Tangerang.