Cegah Demam Berdarah Bersama Baygon Senin, 01 Februari 10 - oleh : Sunarya
Setiap kali mendengar slogan “Baygon Jaminan Mutu,” kita akan teringat dengan sebuah merk anti nyamuk yang sudah sejak lama dipercaya masyarakat Indonesia untuk membasmi nyamuk. PT Johnson Home Hygiene Products (PT JHHP) selaku produsen Baygon yang peduli atas perlindungan terhadap nyamuk dan kebersihan lingkungan masyarakat berinisiatif mengajak masyarakat berperan aktif dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dimulai dari diri sendiri melalui Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah.
Program sosial Baygon yang mengajak masyarakat untuk bertindak sebagai juru pemantau jentik (Jumantik) bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Mengingat masih tingginya angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang.
“Kami peduli atas tingginya angka kasus DBD di Indonesia setiap tahun akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dimulai dari diri sendiri,” ungkap Marketing Director PT JHHP Hirajati Natawiria
Dalam mewujudkan kepedulian kami, lanjut Hirajati, sebagai produsen anti nyamuk yang telah dipercaya oleh masyarakat serta sebagai upaya yang berkelanjutan. Tahun ini Baygon menyelenggarakan Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota setempat.
Sepanjang tahun 2009 saja, di DKI Jakarta tercatat 18.366 kasus DBD dengan angka kematian sebanyak 37 jiwa, disusul dengan kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang.
Baygon bersama Dinas Kesehatan setempat melaksanakan rangkaian program Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah diisi dengan kegiatan program perekrutan dan pelatihan jadi Jumantik. Para Jumantik baru inilah yang nantinya akan dilatih oleh para kelompok Jumantik yang telah dibentuk oleh Dinkes sebelumnya di DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang selama Februari 2010.
Puncak acara Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah akan dilaksanakan di Senayan, hari Minggu, 7 Maret 2010. Jumlah jumantik yang diharapkan dapat direkrut dalam program ini adalah sekitar 5.000 orang.
Setelah Jumantik yang direkrut dari masyarakat telah terbentuk, kampanye akan diisi dengan Program pemantauan Jumantik “Bersih-Bersih” di perumahan tingkat kelurahan mulai Maret hingga Juni 2010 di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang.
Baygon mengajak masyarakat untuk ikut peduli atas pencegahan demam berdarah melalui program konsumen, yaitu setiap pembelian Baygon pencegah demam berdarah Aerosol, konsumen secara otomatis menyumbang Rp 2.000, pencegah demam berdarah Bakar/Coil Rp 100 dan pencegah demam berdarah MAT Elektrik sebesar Rp 500.
Pengumpulan dana juga akan dilakukan melalui situs jejaring sosial Facebook, dimana Baygon akan mengalokasikan Rp 500 untuk setiap orang yang bergabung dalam cause/ grup “Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah”. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu memberantas demam berdarah dengan pemberian layanan fogging gratis dan penyuluhan 3M PLUS di lima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, dan Semarang oleh Obor Berkat Indonesia.
Pengukuran kesuksesan kinerja Jumantik yang direkrut dari masyarakat akan dilombakan dalam “Kompetisi Kelurahan Bebas Demam Berdarah Terbaik” pada bulan Juni 2010. Dinkes akan berperan serta dalam penilaian deteksi keberhasilan area melalui indeks Angka Bebas Jentik (ABJ).
Wah, jika semua merk anti nyamuk melakukan hal yang sama, demam berdarah di Indonesia pasti berkurang. Baygon memang jaminan mutu dach...!